10 Cara Tetap Fit dan Sehat Selama Puasa Ramadhan - Masamos.com

10 Cara Tetap Fit dan Sehat Selama Puasa Ramadhan


Cara tetap fit dan sehat selama puasa Ramadhan
Cara tetap fit dan sehat selama puasa Ramadhan - Ramadhan berasal dari kata ramiḍa akar bahasa Arab atau ar-ramaḍ, yang berarti panas terik atau kekeringan. Muslim di seluruh dunia sedang melaksanakan Ramadhan, bulan kesembilan dalam kalender Islam sebagai bulan puasa. Penting untuk menjaga kebiasaan makan yang sehat dan bergizi saat menghadapi bulan suci Ramadhan.

Sama seperti sarapan, sahur (makanan yang dimakan sebelum fajar) sama pentingnya selama Ramadhan. Makan sahur membantu tubuh Anda tetap terhidrasi, meningkatkan energi dan nutrisi sampai saat berbuka puasa. Dengan makan sahur dapat menghindarkan Anda makan berlebihan saat waktu berbuka.

Cara Tetap Fit dan Sehat Selama Puasa Ramadhan


Agar Anda dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik maka dibawah ini akan Kami coba untuk memberikan beberapa cara tetap fit dan sehat selama puasa Ramadhan.

1. Makan sahur dengan menu seimbang 

  • Karbohidrat kompleks : Oat, gandum, lentil, biji-bijian, dan karbohidrat kompleks lainnya (seperti kacang fava) adalah karbohidrat yang dicerna secara perlahan, membantu menjaga gula darah Anda tetap stabil dan memberi Anda perasaan kenyang lebih lama.
  • Makanan berserat tinggi : Makanan kaya serat dicerna secara perlahan oleh tubuh. Makanan yang berserat tinggi bias diperoleh dari sereal, kurma, buah ara, gandum utuh, kentang, sayuran dan hampir semua buah terutama buah aprikot dan plum. Pisang adalah sumber potasium dan nutrisi penting lainnya yang membantu menjaga tubuh Anda terhidrasi.
  • Makanan kaya protein : Makanan berprotein tinggi seperti telur, keju, yoghurt atau daging juga dianjurkan karena dapat membantu mengisi energi Anda sepanjang hari.

2. Makan Buah dan sayuran


Buah-buahan dan sayuran adalah alternatif yang sehat untuk menggantikan kue dan permen yang biasanya dikonsumsi selama Ramadhan. Beberapa buah dan sayuran secara alami mengandung kandungan air yang tinggi, terutama mentimun, semangka, melon, labu dan labu. Makan pada saat sahur dapat membantu Anda tetap terhidrasi sampai waktu berbuka puasa.

3. Kurangi makanan dan minuman manis


Hindari makanan dan minuman manis serta segala macam produk olahan. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis dapat mengakibatkan naiknya kadar gula darah dan menyebabkan kenaikkan berat badan.

4. Berbuka puasa secara perlahan dan jangan berlebihan


Makan berlebihan saat berbuka puasa setelah satu hari kekurangan makanan sangat tidak dianjurkan, sebaiknya Anda makan secara perlahan dan jangan berlebihan. Mulailah dengan beberapa teguk air sebelum memulai makan utama Anda. Kurma merupakan sumber energi yang sangat baik bagi tubuh, membantu untuk mensekresikan enzim pencernaan sebagai persiapan untuk makanan yang akan datang. Setelah itu, Anda dapat memulai dengan sup hangat.

Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak dan lemak tinggi. Pastikan Anda mengonsumsi banyak sayuran, protein dan karbohidrat yang cukup dan seimbang. Ingat Anda harus makan perlahan dan beri waktu bagi tubuh Anda untuk mencerna makanan.

5. Usahakan mengkonsumsi Sup sebelum makanan utama


Sup hangat, menenangkan perut dan mudah dibuat. Sup mengandung cairan, vitamin dan mineral dan merupakan cara mudah memasukkan sayuran dalam menu makanan Anda. Cobalah membuat sup dari sayuran berwarna-warni seperti wortel, tomat, labu, paprika, bayam, zucchini dan terong. Ingatlah untuk membatasi jumlah garam dan minyak yang Anda gunakan saat menyiapkannya.

6. Tetap terhidrasi


Minum setidaknya 8-12 cangkir air sehari. Minum banyak cairan dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik dari sahur sampai berbuka puasa. Meskipun jus, susu, dan sup adalah sumber cairan bagi tubuh tetapi air adalah pilihan terbaik, jadi cobalah mengonsumsi minuman lain dalam jumlah sedang.

7. Hindari minuman berkafein


Kafein adalah diuretik yang menstimulasi tubuh sehingga kehilangan air lebih cepat, yang pada akhirnya akan menyebabkan dehidrasi. Sebaiknya hindari minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan cola yang kuat, atau minum secukupnya saja.

8. Hindari gorengan


Cobalah untuk menghindari makanan yang digoreng atau yang disiapkan dengan minyak dalam jumlah besar. Jika menggoreng tidak dapat dihindari, salah satu tipnya adalah mengurangi jumlah minyak yang digunakan. Jika biasa menggunakan satu cangkir minyak, Anda bisa mengurangi jumlahnya menjadi setengah atau seperempat cangkir. Sebaiknya hindari menggoreng dengan lemak hewani. Alternatif lain adalah menggunakan minyak yang mengandung lemak tak jenuh seperti minyak dari bunga matahari, kanola, dan minyak jagung. Minyak zaitun juga merupakan minyak yang mengandung lemak tak jenuh tetapi tidak dianjurkan untuk digunakan menggoreng makanan.

9. Olahraga


Untuk menghindari dehidrasi, olahraga sebaiknya dilakukan setelah berbuka puasa. Olahraga sebaiknya dilakukan 2 - 3 jam setelah Anda berbuka puasa, untuk memberi tubuh Anda waktu yang cukup untuk mencerna makanan dengan benar. Pertahankan hidrasi selama latihan dan jangan lupa untuk minum banyak air setelahnya, untuk mengisi kembali air dan mineral yang hilang bersama keringat. Air mengatur suhu tubuh Anda, melumasi sendi Anda dan mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh Anda. Tetap terhidrasi sangat penting selama latihan.

10. Berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi fisik Anda


Sebelum Ramadhan, umat Islam, terutama manula, harus berkonsultasi dengan dokter, sebagaimana seharusnya wanita hamil, anak-anak dan orang-orang dengan diabetes minum obat untuk mengontrol kadar insulin mereka.

Demikian tadi pembahasan mengenai cara tetap fit dan sehat selama puasa Ramadhan. Semoga bermanfaat dan menjadi lebih perduli lagi pada kesehatan terutama saat melaksanakan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel