Kesaksian Hidup Bapak Halomoan Yang Sempat Bercerai dan Kembali Dipersatukan Tuhan - Masamos.com

Kesaksian Hidup Bapak Halomoan Yang Sempat Bercerai dan Kembali Dipersatukan Tuhan

Kesaksian hidup rumah tangga Saudara Halomoan

Masamos | Kesaksian Hidup Bapak Halomoan Yang Sempat Bercerai dan Kembali Dipersatukan Tuhan - Kesaksian hidup rumah tangga Bapak Halomoan yang sempat bercerai dengan istrinya selama 3 tahun dan kembali di persatukan kembali oleh Tuhan. Pada Tahun 1991 Bapak Haloman dan Maria menikah dan beberapa tahun kemudia keluarga mereka dikaruniai anak.

Tetapi karena kesibukan pekerjaan baik Pak Halomoan dan Ibu Maria lambat laun mulai membuat jarak diantara mereka dan hal itu diperparah oleh kehadiran orang ketiga bernama Reni yang memiliki penampilan lebih menarik dari pada Ibu Maria Istri sah Pak Halomoan.

Setelah mempertahankan pernikahan mereka selama 22 tahun Akhirnya mereka bercerai  dan Pak Halomoan menikahi wanita Reni wanita yang menjadi orang ketiga pada pernikahan mereka.

Setelah menikah dengan Reni bukan kebahagian dan damai sejahtera yang dia dapatkan. Rani yang berubah menjadi wanita yang materialistis membuat mereka sering bertengkar. Keadaan makin memburuk pada saat Pak Halomoan mengalami kebangkrutan dan juga terkena penyakit yang cukup parah ditambah lagi istri barunya Rani tidak mau merawat dan memilih meninggalkan Pak Halomoan sendiri.

Didalam kesusahan yang bertubi-tubi menderanya membuat Pak Halomoan berpikiran untuk menyerahkan nyawanya agar segera diambil oleh Tuhan. Tetapi Mujizat Tuhan terjadi setelah 3 tahun tidak bertemu dengan istrinya Ibu Maria datang menemuinya dan mengajaknya kembali pulang ke rumah. Sejak saat itu Bapak Halomoan dan Ibu Maria bersatu kembali dalam pernikahan bahagia itu semua berkat pertolongan dari  Tuhan.

Semoga kesaksian hidup dari Bapak Halomoan ini bisa menjadi contoh bagi kita semua bahwa apa yang sudah dipersatukan oleh Tuhan dalam pernikahan Kudus tidak dapat dipisahkan oleh manusia kecuali oleh maut.

Sumber : jawaban.com

Anda Bisa melihat kesaksian dari Bapak Halomon lewat video dibawah ini :


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel