Dampak Negatif Terlalu Sering Membuka E-Mail - Masamos.com

Dampak Negatif Terlalu Sering Membuka E-Mail

Dampak Negatif Terlalu Sering Membuka E-Mail

Dampak Negatif Terlalu Sering Membuka E-Mail - Apakah Anda salah satu dari orang-orang yang sering membaca e-mail di ponsel atau komputer pribadi? Jika ini masalahnya, artikel ini dapat mengubah dan membantu kebiasaan Anda. Pembukaan email terlalu sering dikaitkan dengan tingkat stres Anda.

Dampak Negatif Terlalu Sering Membuka E-Mail 


Konsekuensi berbahaya dari terlalu seringnya membuka e-mail menurut sebuah penelitian terhadap 124 subjek dari semua usia dan latar belakang, dari mahasiswa, broker sekuritas, ahli medis, hingga ibu rumah tangga, dilakukan untuk menguji hubungan antara tingkat stres dan kesehatan mental. digunakan untuk membuka e-mail terlalu sering.

Topik-topik itu kemudian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu mereka yang hanya membuka e-mail 3 kali sehari dan mereka yang memiliki kebebasan untuk membuka sebanyak mungkin e-mail. Setelah satu minggu, kedua kelompok ditukar dengan hasil yang lebih lengkap.

Didapatkan kesimpulan bahwa kelompok yang hanya membuka email tiga kali sehari kurang stres daripada mereka yang terlalu sering membuka e-mail.

Masih belum percaya? Penelitian lain oleh UC Irvine dan US Army menunjukkan bahwa mereka yang sering memeriksa email mereka selama waktu luang mereka lebih stres daripada mereka yang beristirahat sepenuhnya tanpa terganggu oleh aktivitas apa pun.

Jika Anda membuka email terlalu sering, detak jantung Anda menjadi terus-menerus dalam keadaan yang konstan. Ini sering dikaitkan dengan munculnya stres berat.

Selain memiliki dampak negatif pada kesehatan mental, membuka terlalu sering email juga dapat merusak hubungan Anda dengan orang yang Anda cintai.

Survei yang dilakukan oleh Good Technology menemukan bahwa dari 1.000 orang yang terlibat, 68% digunakan untuk membuka e-mail sebelum jam 8 pagi, 50% memeriksanya saat mereka tidur, 57% melakukannya dengan kegiatan keluarga dan 38% memeriksanya saat makan malam.

Penelitian menunjukkan bahwa 2 jam utama yang digunakan untuk memeriksa email adalah yang seharusnya digunakan untuk berkomunikasi dan menjalin hubungan dekat dengan anggota keluarga atau kerabat.

Bagaimana agar kebiasaan memeriksa e-mail tidak berdampak negatif pada kondisi psikologis dan hubungan keluarga?


Alternatif yang efektif adalah membatasi durasi penggunaan email. Anda selalu dapat membuka email, tetapi hanya selama jam kerja. Di luar waktu itu, bersantailah dengan kegiatan keluarga atau hobi.

Dengan cara ini, bagian dari pekerjaan Anda dan kehidupan pribadi Anda akan seimbang lagi. Anda akan terhindar dari stres yang berkepanjangan.

Penutup


Demikian tai pembahasan mengenai dampak negatif terlalu sering membuka e-mail. Buka e-mail Anda hanya pada saat bekerja saja sehingga tidak mengganggu waktu istirahat dan waktu bersama keluarga. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Dampak Negatif Terlalu Sering Membuka E-Mail "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel